Perhelatan EURO 2012 di Polandia dan Ukraina pertengahan tahun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepakbola di Indonesia. Tidak hanya karena bertaburan bintang-bintang sepakbola Eropa saja, namun juga sajian permainan sepakbla yang menarik dari negara-negara peserta. Tentu saja ini juga sebagai hiburan ditengah merosotnya prestasi sepakbola Timnas Indonesia. Tidak dapat dipungkiri juga, ajang 4 tahunan sepakbola Eropa ini membawa banyak pelajaran yang patut ditiru bagi para insan sepakbola di Indonesia, terutama demi kemajuan sepakbola di Bumi Pertiwi ini. Beberapa pelajaran yang dapat dipetik diantaranya:
1. Fair Play
Penegakan Fair Play di Euro bisa jadi akan menjadi pembelajaran pertama untuk para insan sepakbola di Indonesia. Bagaimana para pesepakbola di Eropa benar-benar menerapkan rule of the game tersebut, di Euro 2012 para pemain lebih menghormati keputusan wasit. Tidak ada protes berlebihan, mendorong wasit, memukul wasit bahkan sering kali dijumpai tidak ada pemain yang 'memegang' wasit sekalipun. Ketika timnya unggul juga jarang terlihat cidera pemain yang mengulur waktu, bahkan pergantian pemain juga jarang terlihat memperlambat waktu, dengan sigap mereka berlari menghampiri pemain yang siap menggantikannya. Tidak dapat dipungkiri, di Indonesia kadang menemui cidera atau pergantian pemain untuk mengulur waktu dan semacam itu yang lainnya ketika tim sedang unggul atau sedang diatas angin.
2. Penegakan Aturan Yang Tegas Dari Wasit
Wasit yang memimpin jalannya pertandingan sepakbola Di Euro 2012 menerapkan peraturan yang tegas, permainan yang kasar pasti tidak luput dari hukuman kartu, walaupun terkadang tidak luput dari kesalahan juga. Ini diterapkan sebenarnya untuk melindungi pemain dari permainan kasar ataupun cidera. Bahkan yang menarik UEFA memberikan kewenangan khusus pada wasit untuk menghentikan pertandingan jika terjadi kasus Rasisme di saat pertandingan berlangsung. Sungguh luar biasa bukan??
3. Permainan
Para insan sepakbola di Indonesia dapat mencontoh permainan, taktik atau strategi yang diterapkan. Suguhan istimewa dari Euro adalah permainan yang menarik. Seperti yang kita ketahui negara Belanda terkenal dengan Total Footballnya, Spanyol terkenal dengan Tiki-Takanya, Italia dengan Defensive Footballnya, Inggris dengan Kick and Rushnya dan beberapa tipe permainan lainnya. Paling tidak itu bisa sebagai acuan untuk permainan sepakbola di Indonesia.
4. Suporter
Membahas suporter Eropa, tentu tidak jauh dari fanatisme dan militansinya. Mereka rela merogoh koceknya untuk menyaksikan timnas negaranya, sekalipun itu lintas negara. Bisa dibilang untuk perhelatan Euro 2012 ini suporternya tergolong tertib dan sangat jauh dari kekerasan suporter yang selama ini sering terjadi di sepakbola Indonesia. Apapun alasannya kekerasan itu tetap tidak dibenarkan.
Semoga ini bisa dijadikan pembelajaran untuk sepakbola Indonesia. Padamu Negeri Jiwa Raga Kami. (Rc)-gp
Tidak ada komentar:
Posting Komentar