SLEMAN -- Aroma balas dendam terasa kental pada laga PSS Sleman kontra PSCS Cilacap di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/5) sore nanti. Laskar Elang Jawa (Elja) yang dipermalukan 0-1 pada putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Sabtu (4/2) lalu, bertekad revans.
Namun, ambisi mengalahkan tim berjuluk Laskar Nusakambangan ini bukan persoalan mudah. Selain pelatih baru, tim tamu kini dipenuhi pemain-pemain baru seusai mendepak delapan pemain yang pernah menghiasi skuad polesan Jessie Mustamu pada putaran awal.
Kini punggawa Cilacap telah berbeda. Sejumlah pemain berpengalaman bergabung tim asal Cilacap ini.
Tekad skuad PSS sudah bulatmempersembahkan tiga poin kepada publik pendukungnya. Berbagai persiapan demi membalas kekalahan di kandang PSCS tanpa kehadiran Bruno Cashmir yang masih izin mengurus KITAS.
Pelatih Widyantoro telah menyiapkan pemain belakang Ade Cristian, sebagai palang pintu mendampingi kapten tim Facrudin, Yus Arfandi dan Zaenal Fanani. Widyantoro tak ragu memasang para pelapis mudanya pada laga ini.
Ade menyatakan siap mengisi pos yang ditinggalkan pemain impor asal Kamerun tersebut. Ia mengaku, pelatih telah memberi latihan tambahan berupa antisipasi bola-bola atas dan umpan-umpan silang yang sering dipraktikkan Laskar Nusakambangan.
Ade mengaku, tak ada instruksi khusus dari pelatih agar menjaga pemain lawan yang dianggap berbahaya. Soalnya, kata Ade, semua pemain lawan dianggap berbahaya jika sudah menerobos tembok pertahanan PSS.
"Kami yakin bisa membalas kekalahan saat bermain di Cilacap," tekad pemilik nomor punggung 28 itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar