Senin, 21 Mei 2012

Menuju Sepakbola Profesional

Pierluigi Collina, salah satu wasit terbaik dunia. Mampukah Indonesia menciptakan wasit berkualitas?
Harapan dan keinginan warga Sleman khususnya dan pecinta PSS Sleman pada umumnya untuk menyaksikan tim kebanggaannya berlaga di kasta tertinggi Liga Sepakbola Indonesia di musim depan semakin sulit terwujud. PSS patut berjalan dengan kepala tegak, mengingat telah terlepas secara utuh dari cengkeraman dana APBD dan juga tidak menjadi klub KONSORSIUM, bahkan mampu menggaji pemain dan official tepat waktu setiap bulannya. Disaat banyak klub di Indonesia masih berkutat dalam permasalahan SPONSOR, INVESTOR bahkan GAJI PEMAIN, kami masih mampu membayar mereka tepat waktu dan pelan-pelan suporterpun ikut memberikan dana segar ke manajemen. Kami MAMPU MENCARI DANA DAN MEMBAYAR GAJI PEMAIN TEPAT WAKTU, TAPI KAMI TIDAK MAMPU UNTUK MEMBELI SANG PENGADIL. Sebuah apresiasi besar buat PSS, SLEMANIA dan BRIGATA CURVA SUD. Lampu stadion sudah siap dipasang, antusiasme suporter PSS telah beranjak "bangkit" dari tidur panjang, kinerja manajemen dalam mengelola keuangan patut diacungi jempol, tapi fakta berkata lain. Kami harus bermain di divisi utama musim depan. Bukan perkara pembelaan diri, tapi kinerja wasit patut dipertanyakan ketika bermain melawan Persipasi Bekasi., ketika alunan nada Liga Profesional telah ditabuh. Barangkali bukan hanya kami yang pernah merasakannya. 
Oleh Ernawan Fauzy.

Berbanggalah kita menjadi bagian dari PSS Sleman.
print this page

Tidak ada komentar:

Posting Komentar